Matahari terbit dan terbenam di seluruh dunia

Pendahuluan

"Besok saya ingin memotret matahari terbit di Bali atau Jepang." Ketika pikiran ini muncul, bagaimana cara Anda mengecek jam berapa matahari akan muncul?

Jika Anda mencari "sunrise Bali" di smartphone, jawabannya akan muncul seketika. Namun, pernahkah Anda berpikir mengapa waktu matahari terbit di Bali berbeda dengan di Tokyo atau London? Atau mengapa di negara-negara Eropa bagian utara, matahari tidak terbenam selama berbulan-bulan di musim panas?

Bagi kita yang tinggal di Indonesia (Khatulistiwa), matahari terbit sekitar pukul 06:00 dan terbenam pukul 18:00 sepanjang tahun adalah hal yang biasa. Namun, di belahan bumi lain, durasi siang dan malam bisa berubah drastis.

Artikel ini akan membahas mekanisme pergerakan matahari, "mengapa hal itu terjadi", serta pengetahuan praktis yang berguna untuk rencana perjalanan atau fotografi Anda.

 

1. Mengapa Waktu Terbit & Terbenam Berbeda di Tiap Lokasi?

1-1. Siang dan Malam Akibat Rotasi Bumi

Siklus "pagi datang, lalu malam tiba" yang kita alami setiap hari disebabkan oleh Bumi yang berputar pada porosnya (rotasi) setiap 24 jam sekali.

Jika dilihat dari samping, separuh Bumi selalu terkena sinar matahari (siang) dan separuhnya lagi dalam bayangan (malam). Saat Bumi berputar dan lokasi kita menghadap matahari, jadilah pagi; saat membelakangi matahari, jadilah malam. "Matahari Terbit" adalah momen saat matahari muncul di ufuk timur, dan "Matahari Terbenam" adalah saat ia menghilang di ufuk barat.

Ini mungkin pengetahuan umum. Tapi, mengapa jam terbitnya berbeda-beda?

 

[Gambar ilustrasi rotasi bumi dan sinar matahari]

1-2. Pengaruh Garis Lintang (Latitude)

Faktor terbesar yang mempengaruhi waktu terbit dan terbenam adalah "Garis Lintang".

Di sekitar garis khatulistiwa (seperti Indonesia, Singapura, Ekuador), matahari terbit dan terbenam hampir tegak lurus terhadap cakrawala. Oleh karena itu, panjang hari (siang) dan malam hampir selalu sama, yaitu sekitar 12 jam sepanjang tahun. Kita sangat beruntung karena memiliki waktu yang stabil.

Sebaliknya, di wilayah garis lintang tinggi (jauh dari khatulistiwa), matahari bergerak miring. Di Stockholm, Swedia (59° LU), durasi siang bisa mencapai 18 jam saat musim panas, tetapi menyusut menjadi hanya 6 jam saat musim dingin. Dalam satu tahun yang sama, durasi penyinaran matahari bisa berubah hingga 3 kali lipat.

 

[Gambar perbandingan lintasan matahari berdasarkan garis lintang]

 

1-3. Kemiringan Sumbu Bumi dan Musim

"Tapi kenapa panjang hari berubah saat musim panas dan dingin?"

Jawabannya terletak pada sumbu rotasi Bumi yang miring sekitar 23,4 derajat terhadap bidang orbitnya. Kemiringan ini disebut "kemiringan ekliptika".

Sekitar bulan Juni, Belahan Bumi Utara miring ke arah matahari, sehingga siang hari di sana menjadi sangat panjang (Musim Panas). Sebaliknya, Belahan Bumi Selatan menjauh dari matahari (Musim Dingin). Pada bulan Desember, kondisinya terbalik.

Bagi orang Indonesia, mungkin aneh membayangkan berbuka puasa di Eropa saat musim panas bisa jam 9 atau 10 malam karena matahari belum terbenam. Namun, itulah dampak dari kemiringan sumbu bumi.

 

[Gambar diagram orbit bumi dan kemiringan sumbu]

2. Di Mana Matahari Terbit Paling Awal & Paling Lambat?

2-1. Tempat Pertama yang Menyambut Pagi

Di manakah hari baru dimulai pertama kali di dunia?

Kepulauan Line di Republik Kiribati menggunakan zona waktu UTC+14, yang paling timur di dunia. Ini menjadikannya tempat pertama yang mengalami pergantian hari. Pada tahun 1995, pemerintah Kiribati mengubah zona waktu agar seluruh negerinya memiliki hari yang sama, karena sebelumnya negara tersebut terbelah oleh Garis Tanggal Internasional.

Wisatawan yang pernah ke sana mengatakan ada kepuasan tersendiri bisa "melihat matahari terbit pertama di dunia". Namun, akses ke sana cukup sulit.

Pilihan yang lebih realistis adalah Tonga (UTC+13) atau Selandia Baru. Selandia Baru memiliki infrastruktur wisata yang baik dan tur "Matahari Terbit Pertama Dunia" sangat populer di sana.

 

2-2. Tempat di Mana "Kemarin" Berakhir Paling Lambat

Sebaliknya, tempat terakhir yang mengakhiri hari adalah Samoa Amerika dan Pulau Baker (UTC-12).

Menariknya, Kepulauan Line (Kiribati) dan Samoa Amerika secara geografis cukup dekat. Namun, karena dipisahkan oleh Garis Tanggal Internasional, selisih waktunya mencapai 26 jam.

Artinya, ketika di Kiribati sudah hari Senin jam 10 pagi, di Samoa Amerika yang letaknya dekat, masih hari Minggu jam 8 pagi. Ini menunjukkan bahwa zona waktu ditentukan oleh alasan politik dan ekonomi, bukan hanya geografi murni.

 

2-3. Misteri China: Satu Negara, Satu Waktu

Negara yang luas biasanya memiliki banyak zona waktu. Indonesia, misalnya, dibagi menjadi 3 (WIB, WITA, WIT) untuk menyesuaikan dengan posisi matahari.

Namun, contoh ekstrem terjadi di China. Meskipun wilayahnya membentang sekitar 5.000 km (hampir sama lebarnya dengan Amerika Serikat), China hanya menggunakan satu zona waktu resmi, yaitu "Waktu Beijing (UTC+8)".

Akibatnya, di provinsi Heilongjiang (Timur), matahari terbit jam 3 pagi di musim panas. Sementara di Xinjiang (Barat), pukul 9 pagi "Waktu Beijing" langit masih gelap gulita. Penduduk lokal di barat sering menggunakan "Waktu Xinjiang" tidak resmi (Waktu Beijing minus 2 jam) untuk aktivitas sehari-hari.

Negara Jumlah Zona Waktu Lebar (Timur-Barat) Catatan
Rusia 11 ± 9.000km Zona waktu terbanyak di dunia
Indonesia 3 ± 5.100km WIB, WITA, WIT (Ideal secara geografis)
China 1 ± 5.000km Disatukan karena alasan politik
India 1 ± 3.000km Menggunakan UTC+5:30

*Geser tabel ke samping untuk melihat

 

3. Fenomena Unik: Midnight Sun dan Polar Night

3-1. "Midnight Sun": Matahari yang Tidak Pernah Terbenam

Pernahkah Anda membayangkan jam 2 pagi tapi langit masih terang benderang? Inilah fenomena Midnight Sun (Matahari Tengah Malam).

Ini terjadi di lingkaran Arktik (Kutub Utara) dan Antartika (Kutub Selatan) saat musim panas. Karena kemiringan bumi, matahari tidak tenggelam di bawah cakrawala bahkan saat tengah malam.

Seorang teman yang tinggal di Tromsø, Norwegia, menyebutnya "musim tanpa tidur tapi bahagia". Anak-anak bermain bola tengah malam, keluarga berpesta BBQ jam 3 pagi. Orang-orang di sana memanfaatkan musim panas yang singkat ini semaksimal mungkin.

Langit terang padahal jam menunjukkan tengah malam
Negara Kota Lintang Periode Midnight Sun Fitur
Norwegia Tromsø 69.6° LU 20 Mei – 22 Juli Gerbang ke Arktik
Swedia Kiruna 67.8° LU 28 Mei – 15 Juli Terkenal dengan Hotel Es
Finlandia Rovaniemi 66.5° LU 6 Juni – 7 Juli Desa Santa Claus

3-2. "Polar Night": Dunia Tanpa Matahari Terbit

Kebalikan dari Midnight Sun adalah Polar Night (Malam Kutub). Ini adalah saat matahari tidak terbit sama sekali sepanjang hari di musim dingin.

Namun, bukan berarti gelap gulita total. Saat matahari berada tepat di bawah cakrawala, langit berwarna biru samar yang magis, dikenal sebagai Blue Hour. Fotografer menyebut ini sebagai "cahaya terindah sepanjang tahun".

Blue Hour saat Polar Night

3-3. Hadiah dari Malam Kutub: Aurora

Karena matahari tidak terbit, langit menjadi gelap lebih lama. Ini adalah waktu terbaik untuk melihat Aurora Borealis.

Di Tromsø, dari Desember hingga Januari, Anda bisa melihat aurora bahkan di siang hari (meskipun siang hari di sana hanya berupa remang-remang). Bagi penduduk kutub, ini adalah musim yang spesial.

Aurora Borealis

4. Perbandingan Durasi Penyinaran Matahari di Dunia

4-1. Tempat Paling Banyak Sinar Matahari

Menurut data Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), tempat dengan sinar matahari terbanyak adalah Yuma, Arizona, AS (sekitar 4.015 jam/tahun) dan kota-kota gurun seperti Aswan, Mesir.

Karena iklim gurun yang kering dan jarang berawan, matahari bersinar hampir sepanjang waktu dari terbit hingga terbenam.

4-2. Tempat yang "Mahal" Sinar Mataharinya

Sebaliknya, London, Inggris hanya mendapat sekitar 1.400 jam sinar matahari per tahun, sepertiga dari Yuma. Sering mendung dan berkabut.

Tromsø, Norwegia memiliki total jam tahunan yang rendah (sekitar 1.000 jam) karena adanya Polar Night, meskipun saat musim panas mereka mendapat sinar matahari 24 jam nonstop.

Jam Penyinaran Matahari Tahunan

Yuma (AS)
 
4.015j
Jakarta (Indonesia)
 
±3.000j
Tokyo (Jepang)
 
1.900j
London (Inggris)
 
1.400j

Sumber: World Meteorological Organization (WMO)

4-3. Kehidupan Stabil di Khatulistiwa

Kita yang tinggal di negara khatulistiwa seperti Indonesia memiliki ritme yang unik dan stabil.

Di Jakarta, Pontianak, atau Quito (Ekuador), matahari terbit dan terbenam hampir selalu di jam yang sama sepanjang tahun. Tidak ada konsep "Daylight Saving Time" (memajukan jam saat musim panas), dan kita tidak perlu mengubah jam dinding dua kali setahun.

Ekspatriat yang pindah ke Indonesia sering berkata, "Awalnya membosankan karena tidak ada perubahan musim, tapi lama-lama terasa nyaman karena ritme hidupnya stabil setiap hari."

5. 5 Tempat dengan Pemandangan Sunrise & Sunset Terbaik

5-1. Uluru (Australia)

Batu raksasa di tengah benua Australia ini adalah situs suci bagi suku Aborigin Anangu. Saat matahari terbit, warna batu ini berubah drastis dari hitam pekat, ke ungu, oranye, lalu merah menyala.

Musim Terbaik: April–September (Musim kemarau/dingin di sana).
Lokasi Foto: Talinguru Nyakunytjaku

Sunrise di Uluru

▶ Cek waktu Sunrise/Sunset di Australia: worldsunmoon.com/en-au/sun/

5-2. Grand Canyon (Amerika Serikat)

Ngarai raksasa sedalam 1.600m. Sinar matahari pagi menembus hingga ke dasar ngarai, menciptakan gradasi warna yang menakjubkan pada lapisan tanah yang berusia miliaran tahun.

Musim Terbaik: Musim Semi (Maret-Mei) dan Gugur (September-November).
Lokasi Foto: Mather Point, Yavapai Point

Sunrise di Grand Canyon

▶ Cek waktu Sunrise/Sunset di AS: worldsunmoon.com/en-us/sun/

5-3. Angkor Wat (Kamboja)

Kompleks candi terbesar di dunia ini memiliki desain astronomi yang luar biasa, mirip dengan Candi Borobudur di Indonesia. Pada hari ekuinoks, matahari terbit tepat di belakang menara tengahnya.

Pantulan bayangan candi di kolam teratai saat fajar adalah pemandangan yang wajib dilihat sekali seumur hidup.

Musim Terbaik: November–Februari (Musim kemarau).
Catatan: Harus datang sangat pagi (pukul 5) untuk mendapat tempat terbaik.

Sunrise di Angkor Wat

5-4. Santorini (Yunani)

Pulau vulkanik di Laut Aegea. Pemandangan rumah-rumah putih di tebing yang disinari matahari terbenam dikenal sebagai "sunset terindah di dunia".

Setiap sore, wisatawan berkumpul di reruntuhan kastil Oia. Saat matahari menyentuh garis laut, semua orang bertepuk tangan. Suasana kebersamaan ini sangat magis.

Musim Terbaik: April–Oktober.
Lokasi Foto: Reruntuhan Kastil Oia

Sunset di Santorini

5-5. Salar de Uyuni (Bolivia)

Dataran garam terbesar di dunia. Saat musim hujan (Desember–Maret), lapisan air tipis mengubah dataran ini menjadi "Cermin Langit" raksasa.

Batas antara langit dan bumi menghilang. Anda akan merasa seolah-olah melayang di udara. Pemandangan matahari terbit di sini sangat surealis.

Musim Terbaik: Februari–Maret (Puncak efek cermin).
Catatan: Lokasi sangat tinggi, waspadai penyakit ketinggian (altitude sickness).

Sunrise di Salar de Uyuni

▶ Cek waktu Sunrise/Sunset di negara berbahasa Spanyol: worldsunmoon.com/es/sun/

6. Cara Cek Jadwal Agar Tidak Salah Waktu Saat Traveling

6-1. Kesalahan Umum: "Mengecek dengan Waktu Rumah"

Pernahkah Anda mengalami kejadian ini saat liburan ke luar negeri?

Anda mencari "Sunrise Tokyo jam 04:30" dan bangun pagi-pagi, tapi ternyata matahari sudah tinggi. Anda panik dan mengecek lagi, ternyata hasil pencarian Google menunjukkan jam dalam "WIB (Waktu Indonesia Barat)", bukan waktu lokal Jepang.

Perbedaan waktu Jakarta dan Tokyo adalah 2 jam. Di negara yang lebih jauh seperti Amerika Serikat, bedanya bisa belasan jam. Kesalahan kecil ini bisa merusak rencana pemotretan Anda.

 

6-2. Memilih Sumber Informasi yang Akurat

Saat mengecek jadwal matahari terbit/terbenam, perhatikan poin ini:

Poin Penting:

  • Apakah jam yang ditampilkan adalah "Waktu Lokal" atau "Waktu Browser Anda"?
  • Apakah sudah memperhitungkan Daylight Saving Time (DST) di negara tujuan?
  • Titik perhitungan (Pusat kota atau bandara?)

Di situs kami, World Sun Moon, kami menampilkan waktu matahari terbit dan terbenam dalam Waktu Lokal (Local Time) berdasarkan perhitungan astronomi yang presisi (data JPL). Akurasi hitungan adalah ±30 detik. Anda juga bisa mengecek waktu fajar (twilight), yang sangat berguna bagi fotografer atau untuk menentukan waktu salat.

Mitos dan Pertanyaan Umum (FAQ)

Q: Apakah negara di Timur selalu mengalami matahari terbit lebih dulu?

A: Secara umum ya, karena bumi berputar dari barat ke timur. Namun, jam "terbit" di arloji Anda sangat bergantung pada zona waktu. Misalnya, Bali (WITA) dan Banyuwangi (WIB) secara geografis sangat dekat, hanya dipisahkan selat sempit. Tapi jam di Bali lebih cepat 1 jam. Jadi secara teknis matahari terbit di waktu yang "berbeda" di jam dinding, meski momennya hampir bersamaan.

Q: Apakah benar proses sunrise/sunset di khatulistiwa sangat cepat?

A: Benar. Di Indonesia, matahari terbit dan terbenam hampir tegak lurus. Waktu dari piringan matahari menyentuh cakrawala sampai tenggelam sepenuhnya sangat singkat, hanya sekitar 2-3 menit. Ini membuat momen "senja" (twilight/magic hour) di Indonesia relatif singkat dibandingkan negara-negara Eropa.

Q: Mengapa tanggal 21 Juni (Solstis) bukan hari matahari terbit paling awal?

A: Karena orbit bumi berbentuk elips, bukan lingkaran sempurna. Di banyak tempat, matahari terbit paling awal justru terjadi seminggu sebelum Solstis Juni, dan terbenam paling lambat seminggu setelahnya. Fenomena ini disebut "Persamaan Waktu" (Equation of Time).

Q: Bisakah menghitung waktu terbit bulan seperti matahari?

A: Prinsipnya sama, tapi bulan lebih rumit. Bulan mengelilingi bumi, sehingga waktu terbitnya bergeser sekitar 50 menit setiap hari. Selain itu orbit bulan miring. Situs kami juga menyediakan perhitungan waktu terbit dan terbenam bulan yang akurat. ▶ Cek Terbit & Terbenam Bulan

Kesimpulan

Artikel ini telah membahas mekanisme terbit dan terbenamnya matahari, mulai dari rotasi bumi hingga tempat-tempat terindah di dunia untuk menikmatinya.

Kita yang tinggal di Indonesia sangat beruntung memiliki waktu matahari yang stabil sepanjang tahun. Namun, dunia ini luas. Ada tempat di mana matahari tidak terbenam di musim panas (Midnight Sun), dan ada tempat di mana matahari terbit sangat pagi.

Saat merencanakan perjalanan berikutnya, pastikan Anda mengecek waktu matahari terbit dan terbenam menggunakan Waktu Lokal yang akurat. World Sun Moon menyediakan data presisi untuk kota-kota di seluruh dunia.

Mari temukan keindahan matahari di sudut dunia yang lain.

 

Cek Jadwal Matahari di Berbagai Negara

Referensi